Penggunaan Psikolog Sebagai Saksi Ahli
Dalam kasus penyalahgunaan keuangan yang lebih tua, seringkali sulit untuk membuktikan bahwa penipuan terjadi. Kapasitas mental penatua mungkin telah memburuk sampai-sampai mereka tidak dapat lagi memberikan kesaksian yang berarti. Seorang psikolog kemudian mungkin perlu memberikan kesaksian saksi ahli untuk membuktikan bahwa penatua rentan terhadap pengaruh dan manipulasi yang tidak semestinya.
Psikolog bukanlah seorang dokter medis tetapi memiliki pendidikan, pelatihan, dan keterampilan yang diperlukan untuk membantu pengadilan atau juri dalam masalah ketidakmampuan mental dan hubungannya dengan serangkaian keadaan yang menyebabkan penyalahgunaan keuangan. Peran psikolog adalah forensik; yaitu, untuk kembali ke masa lalu dan memberikan pendapat tentang apakah penatua rentan terhadap pengaruh yang tidak semestinya pada saat dugaan pelecehan itu terjadi.
Ini bukan tugas yang mudah, terutama di bawah hukum California. Psikolog pertama-tama harus bertemu dengan pengacara hukum yang lebih tua untuk diberi penjelasan lengkap tentang fakta-fakta. Saksi ahli seharusnya hanya mengandalkan fakta-fakta yang menurut pengacara dapat dibuktikan di persidangan. Jika yang lebih tua masih hidup, maka psikolog harus bertemu langsung dengan yang lebih tua dan melakukan pemeriksaan kapasitas mental. Bahkan jika yang lebih tua tidak mampu secara mental pada saat pemeriksaan, juri akan ingin tahu bahwa ahli meluangkan waktu untuk mendapatkan evaluasi saksi mata dan tidak hanya mengandalkan pendapat orang lain.
Pendapat forensik harus fokus pada kapasitas mental orang tua pada saat dugaan penyalahgunaan keuangan terjadi, yang mungkin telah terjadi beberapa tahun sebelumnya. Sebuah tinjauan menyeluruh dari semua catatan medis akan diperlukan, dengan tujuan mengungkap referensi apapun untuk defisit mental.
Pakar juga harus mewawancarai anggota keluarga dan teman penatua untuk menemukan pengetahuan mereka tentang riwayat mental penatua, termasuk pengamatan mereka terhadap peristiwa dan tanggal tertentu yang mengidentifikasi pandangan atau kecenderungan penatua sehubungan dengan masalah keuangan. Misalnya, saksi-saksi ini mungkin tahu bahwa yang lebih tua tumbuh selama depresi, sangat konservatif dengan uang dan tidak akan memberikan hadiah atau transfer sembrono.
Mereka mungkin juga dapat memberikan informasi kepada psikolog tentang terdakwa dan bagaimana si penatua menjadi semakin tertutup dan terisolasi begitu terdakwa terlibat dalam kehidupan si penatua.
Psikolog juga harus meninjau semua transkrip deposisi dan penemuan tertulis lainnya untuk memastikan bahwa semua bukti dipertimbangkan dan digunakan secara menyeluruh dalam membentuk dasar pendapat ahli.
Ketika semua ini telah selesai, psikolog harus bertemu dengan pengacara yang lebih tua untuk mempersiapkan ahli untuk diadili. Ini tidak melibatkan "pelatihan" saksi. Ini adalah proses di mana pengacara menjadi akrab dengan semua fakta bahwa ahli telah diandalkan dalam mencapai pendapat. Baik pengacara maupun ahli harus masuk ke posisi masing-masing, serta posisi penatua, untuk memahami sepenuhnya sifat pelecehan dan bagaimana hal itu sebenarnya dilakukan.
Seorang psikolog yang memenuhi syarat dapat memberikan kesaksian saksi ahli yang berharga untuk membuktikan bahwa seorang penatua rentan terhadap pengaruh yang tidak semestinya dan menjadi korban penyalahgunaan keuangan.
Comments
Post a Comment